Seoul : Chief Executive Facebook Mark Zuckerberg berkunjung ke Korea Selatan untuk menemui Presiden Korea Selatan, Park Geun-hye. Kunjungannya ini dalam rangka memperluas layanan jejaring sosial Facebook di Korea Selatan.
Ada yang menarik pada saat pertemuan itu. Zuckerberg akhirnya mau 'meninggalkan' pakaian favoritnya, hoodie. Pemuda berusia 29 tahun itu terlihat sangat rapi, mengenakan setelan jas berwarna gelap dan dasi.
Zuckerberg mengunjungi presiden Korsel di Blue House, kediaman resmi presiden sejak terpilih pada bulan Februari 2013 lalu. Dalam pertemuan selama 30 menit itu, Presiden Park memuji prestasi Facebook sebagai jejaring sosial paling populer di dunia.
"Sangat menyenangkan bisa bertemu orang-orang melalui Facebook, tapi lebih menyenangkan bisa bertemu bertatap muka seperti ini," canda Predisen Park, seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (19/6/2013).
Pada pertemuan itu Zuckerberg juga mengakui bahwa Korea Selatan sebagai pasar kunci Facebook. Zuckerberg mengklaim Facebook akan terus melanjutkan investasinya di negeri ginseng tersebut. Zuckerberg berharap usaha kecil dan perusahaan ventura dapat menggunakan platform jejaring sosialnya untuk melakukan bisnis.
Zuckerberg didampingi oleh Daniel Rose, Head of Partnerships Facebook, dan Marne Levine, Vice President of Public Policy.
Ke Kantor Samsung Pakai Hoodie
Setelah bertemu presiden Korsel, Zuckerberg kemudian bertemu dengan beberapa eksekutif Samsung Electronics, termasuk Vice Chairman Jay Y. Lee dan Mobile Chief J.K. Shin. Namun, ia kembali memakai pakaian favoritnya hoodie dan terlihat santai saat mengunjungi markas besar Samsung.

Kedatangan Zuckerberg ke Samsung adalah untuk bekerja sama membenamkan aplikasi Facebook Home di perangkat Samsung. Dalam beberapa bulan terakhir, Facebook memang getol bekerja sama dengan produsen handset, termasuk Samsung, untuk mempromosikan aplikasi Facebook Home di perangkat mobile.
Layanan jejaring sosial Facebook banyak digunakan di Korea Selatan. Penetrasi pengguna perangkat mobiledi negara itu sudah lebih dari 100%, yang berarti setiap orang di sana memiliki lebih dari satu handset.
Pada bulan April lalu, Bill Gates dan CEO Google Larry Page juga mengunjungi Korea Selatan untuk bertemu presiden Korsel. Kunjungan Gates dikritik publik karena dianggap tidak sopan, tangan sebelah kiri Gates berada di dalam saku saat sedang bersalaman dengan presiden
Liputan6.com,
Ada yang menarik pada saat pertemuan itu. Zuckerberg akhirnya mau 'meninggalkan' pakaian favoritnya, hoodie. Pemuda berusia 29 tahun itu terlihat sangat rapi, mengenakan setelan jas berwarna gelap dan dasi.
Zuckerberg mengunjungi presiden Korsel di Blue House, kediaman resmi presiden sejak terpilih pada bulan Februari 2013 lalu. Dalam pertemuan selama 30 menit itu, Presiden Park memuji prestasi Facebook sebagai jejaring sosial paling populer di dunia.
"Sangat menyenangkan bisa bertemu orang-orang melalui Facebook, tapi lebih menyenangkan bisa bertemu bertatap muka seperti ini," canda Predisen Park, seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (19/6/2013).
Pada pertemuan itu Zuckerberg juga mengakui bahwa Korea Selatan sebagai pasar kunci Facebook. Zuckerberg mengklaim Facebook akan terus melanjutkan investasinya di negeri ginseng tersebut. Zuckerberg berharap usaha kecil dan perusahaan ventura dapat menggunakan platform jejaring sosialnya untuk melakukan bisnis.
Zuckerberg didampingi oleh Daniel Rose, Head of Partnerships Facebook, dan Marne Levine, Vice President of Public Policy.
Ke Kantor Samsung Pakai Hoodie
Setelah bertemu presiden Korsel, Zuckerberg kemudian bertemu dengan beberapa eksekutif Samsung Electronics, termasuk Vice Chairman Jay Y. Lee dan Mobile Chief J.K. Shin. Namun, ia kembali memakai pakaian favoritnya hoodie dan terlihat santai saat mengunjungi markas besar Samsung.
Kedatangan Zuckerberg ke Samsung adalah untuk bekerja sama membenamkan aplikasi Facebook Home di perangkat Samsung. Dalam beberapa bulan terakhir, Facebook memang getol bekerja sama dengan produsen handset, termasuk Samsung, untuk mempromosikan aplikasi Facebook Home di perangkat mobile.
Layanan jejaring sosial Facebook banyak digunakan di Korea Selatan. Penetrasi pengguna perangkat mobiledi negara itu sudah lebih dari 100%, yang berarti setiap orang di sana memiliki lebih dari satu handset.
Pada bulan April lalu, Bill Gates dan CEO Google Larry Page juga mengunjungi Korea Selatan untuk bertemu presiden Korsel. Kunjungan Gates dikritik publik karena dianggap tidak sopan, tangan sebelah kiri Gates berada di dalam saku saat sedang bersalaman dengan presiden
Liputan6.com,